SURABAYA

GENJOT NYOK...!

NO DRUGS NO ALCOHOL


Mar 7, 2009
Bromo-Ranupane

Dear Friends,
Berikut ini adalah kisah perjalanan kelompok kecil dBluzz ke Bromo- Ranupane sabtu sampai senin yang lalu.
kita berangkat sabtu siang (7 Maret) 5 orang yang diangkut dalam satu mobil inova (3 sepeda dibagasi belakang, 2 sepeda dirak belakang dan ban ditaruh di rak atas). ... pesertanya adalah: saya, pak Roy, pak Yusuf, Reddy dan Fanny, ...berangkat dengan tujuan ke bromo via Tongas
rombongan kedua pak Rahmat dan pak Rudi rencananya mau nyusul subuh, tapi karena ada halangan .... terpaksa batal, ... perjalanan terganggu macet di porong hingga nyampai di  Cemoro lawang jam  20:00 malam, ... nginap di home stay karena hotel pada penuh

EtapeI, Cemoro Lawang - Tangga Bromo, 3 km, turunan beton, lautan pasir, 100 m turun
Minggu pagi jam 5:00 kita sudah bangun, .. sarapan bubur havermooth, roti dan telur setengah matang,  .. preparasi sepeda dan start gowes jam 6:00
sebelum berangkat kita nampang di depan hotel Lava View di ketinggian 2230 mdpl

dari Cemoro lawang kita turun dengan kemiringan 10% (sangat curam) dijalanan paving beton cor, sampai kedasar kaldera di ketinggian 2100 mdpl, ... medan setelah ini berupa lautan pasir yang sangat berat untuk dikayuh menuju ke tangga Bromo jarak sekitar 3 km tapi perlu waktu 30 menit perjalanan, .. sempat mampir di Pure untuk berpose

Etape II, Tangga Bromo-Jemplang, 11 km, Lautan Pasir, Savana, naik jalanan beton, 250 m naik
Perjalanan dilanjutkan melingkar kekiri gunung bromo melalui medan lautan pasir yang sangat lembek dan berat untuk dikayuh, ... untung beberapa hari sebelumnya turun hujan jadi pasir agak padat dan tidak begitu menyiksa, ... kita berlima memilih jalan bekas serpihan lahar yang relatif padat seperti gambar dibawah

kira2 tengah perjalanan kita dapatkan medan savana yang relatif padat, .. disini angin bertiup kencang karena melalui celah dua bukit, daerah ini dinamakan "pasir berbisik" karena desiran angin seperti orang berbisik, konon pernah dipakai setting untuk film Pasir Berbisik... gambar dibawah akan bercerita tentang itu:

Setelah belok kekanan, ... kita dapatkan pemandangan yang menakjubkan, .. ada bukit yang mirip film teletubbies, ... yah kira2 seperti foto dibawah ini walau dalam kualitas foto yang rendah:

Sampai ke tepi kaldera jalanan naik berupa beton cor sepanjang 3 km dengan kemiringan 8%, ... masih bisa di gowes tapi sudah tergolong tanjakan berat, .. jam 9:00 rombongan sampai di Jemplang diketinggian 2350 mdpl (lebih cepat dari rencana), dinamakan jemplang karena dulunya ditempat ini ada pintu gerbang model diangkat keatas (dijemplang keatas)

Etape III, Jemplang-Ranupane, 7 km, jalan aspal rusak, naik terjal 150 m, turunan curam 400 m:
Jemplang merupakan pertigaan kalau ke kanan kearah Tumpang (Malang), kalau kekiri kearah Ranupane (Lumajang)
Setelah istirahat sejenak, perjalanan dilanjutkan lagi masih naik dengat kemiringan 10% jalanan paving yang rusak sampai ke Bentengan dipuncak tertinggi (2500 mdpl), .. dinamakan bentengan karena mirip seperti benteng yang menghubungkan dua bukit, .. wow dan dikiri kanannya adalah jurang yang dalam, .. dari sini pemandangan kearah Bromo kelihatan indah sekali.... menjelang 5 km terakhir hujam turun, ... kita keluarkan jas hujan, ... jalan turunan yang curam dalam kondisi hujan dan dingin, ... turunan cukup panjang dengan beda ketinggian 400 m, akhirnya jam 10:30 kita nyampai di desa Ranupane (2100 mdpl), desa kecil dengan populasi 1200 orang, ... istirahat sebentar di balai desa, dan akhirnya menghangatkan diri di pediangan satu2nya homestay milik mbah Tasrif:

Setelah makan siang, kita istirahat sejenak, ... jam 15:00 hujan sudah reda dan kita lanjutkan wisata ke danau Ranupane, ... dinamakan ranupane, ranu artinya danau dan pane telinga, ..  yah dari ketinggian danau ini bentuknya mirip daun telinga ... dipinggir danau dibuat jalan paving, sangat cocok untuk trek gowes:

Danaunya benar2 indah, .. coba lihat gambar dibawah ini:

Ada trek masuk kehutan kearah Ranuregola, yang ini benar2 danau ditengah hutan:

Etape IV, Ranupane-Cemorolawang, 17 km,
setelah istirahat dengan nyaman semalaman walau suhu mencapai 15 drajat celcius, dipenginapan dapat 2 selimut lumayan hangat, .. pagi  sekali  kita pesen Nasgorteng (nasi goreng ala Tengger) bikinan ibu Tasrif, .. sangat nikmat, .. start gowes jam 7:00, ... lansung tanjakan 400m kita selesaikan dalam 1.5 jam, .. istirahat sebentar di Jemplang, ... turun downhil dijalanan beton "Luk Selawe", .... yah karena belokannya ada 25, ... kalo nggak percaya boleh dihitung sendiri ..hehe.
satu jam kita lalui dimedan savana dan lautan pasir, dan terakhir tanjakan paving menuju ke Cemoro lawang, .... jam 11:00 siang nyampai di Cemorolawang, packing sepeda, ... dan sebelum balik ke Surabaya ... kita "Toas" dulu sambil makan siang di restourant Yoschi (deket Bromo)
Perjalanan yang tidak bisa dilupakan, .... lebih dari yang kita perkirakan.  salam dBluzz
Budi PH


Posted at 05:09 pm by dbluzzmtb

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments







Previous Entry Home Next Entry
 


D'Bluzz MTB Riders yang Demen BLUZZukan....
"Off-road riding is our passion"







 
<< March 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


Sekretariat:
Puri Asri PI/21
Pakuon City 60112
Surabaya, Indonesia
Tel: +62 858 5079 7879
Fax: +62 31 599 1438
Email: dbluzzmtb@yahoo.com



  • Biking Tips


  • D'bluzz Photo Album



  • LINKS....
  • Graha Sepeda Toko

  • Sepedaku.com


  • Sejawat.com

  • Surabaya Weather Forecast


  • MTB Review





  • SUPPORTED BY:
    > Graha Sepeda Surabaya
    > Rukun Makmur Surabaya


    CURRENT MOON






     
    Contact Me

    If you want to be updated on this weblog Enter your email here:




    rss feed